KEGIATAN BDR KELAS 4 SD SERANG - 27/4/26
Piktogram dan diagram batang merupakan cara menyajikan data agar lebih mudah dipahami. Data sendiri adalah kumpulan informasi yang diperoleh dari hasil pengamatan atau pencatatan, seperti jumlah siswa, hobi, atau makanan favorit. Salah satu cara sederhana untuk menyajikan data adalah dengan piktogram. Piktogram adalah penyajian data menggunakan gambar atau simbol, di mana setiap gambar mewakili jumlah tertentu. Untuk membaca piktogram, kita perlu memperhatikan keterangan nilai setiap gambar, lalu menghitung jumlah gambar yang ada. Piktogram memiliki kelebihan karena menarik dan mudah dipahami, terutama untuk anak-anak, tetapi kurang efektif jika digunakan untuk data dalam jumlah besar.
Selain piktogram, data juga dapat disajikan menggunakan diagram batang. Diagram batang adalah penyajian data dalam bentuk batang persegi panjang yang menunjukkan jumlah atau nilai tertentu. Diagram batang memiliki beberapa unsur, seperti judul, sumbu, skala, dan batang. Terdapat dua jenis diagram batang, yaitu diagram batang vertikal dan horizontal. Diagram batang vertikal memiliki batang yang berdiri ke atas, dengan kategori pada sumbu horizontal dan jumlah pada sumbu vertikal. Sementara itu, diagram batang horizontal memiliki batang yang memanjang ke samping, dengan kategori pada sumbu vertikal dan jumlah pada sumbu horizontal.
Cara membuat diagram batang dimulai dari menyiapkan data, menentukan jenis diagram, membuat sumbu dan skala, menggambar batang sesuai data, serta memberi judul. Dibandingkan piktogram, diagram batang lebih akurat dan cocok untuk menyajikan data dalam jumlah besar, serta memudahkan dalam membandingkan data. Dengan mempelajari piktogram dan diagram batang, siswa dapat memahami cara membaca, menyajikan, dan membandingkan data dengan lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
BUKU BSE MATEMATIKA : https://buku.kemendikdasmen.go.id/katalog/Matematika-untuk-SDMI-Kelas-IV
KLIK DISINI UNTUK MENGERJAKAN TUGAS MATEMATIKA
ATAU SCAN BAR CODE DIBAWAH INI
BAHASA INDONESIA
Asal-usul, yaitu cerita atau penjelasan mengenai dari mana manusia, keluarga, atau suatu kelompok berasal. Pembelajaran diawali dengan kegiatan menyimak lagu “Nenek Moyangku” untuk mengenalkan bahwa bangsa Indonesia berasal dari nenek moyang yang gemar berlayar. Dari kegiatan ini, siswa belajar menemukan informasi penting dari lagu serta mengenal rima atau persamaan bunyi pada akhir baris lagu. Kegiatan ini juga melatih keterampilan menyimak dan memahami isi teks lisan.
Selanjutnya, siswa membaca teks informatif berjudul “Nenek Moyang Kita”. Teks ini menjelaskan bahwa manusia pada zaman dahulu melakukan perpindahan dari satu tempat ke tempat lain yang disebut migrasi. Migrasi terjadi karena berbagai alasan, seperti mencari tempat tinggal yang lebih baik, sumber makanan, atau menghindari bencana. Dari proses migrasi tersebut, manusia kemudian tersebar di berbagai wilayah dan membentuk beragam suku bangsa dengan budaya yang berbeda-beda. Meskipun demikian, seluruh masyarakat Indonesia tetap merupakan satu bangsa. Informasi tentang asal-usul manusia diketahui melalui penelitian para ahli dengan mempelajari fosil, benda peninggalan sejarah, dan bukti lainnya.
Dalam materi ini, siswa juga belajar memahami kosakata baru, seperti leluhur (orang terdahulu yang menjadi nenek moyang) dan migrasi (perpindahan penduduk). Siswa dilatih untuk menemukan arti kata menggunakan kamus serta menggunakan kata-kata tersebut dalam kalimat. Selain itu, siswa diajak untuk menggali informasi tentang asal-usul keluarganya masing-masing melalui kegiatan wawancara sederhana dengan orang tua atau anggota keluarga. Kegiatan ini membantu siswa memahami bahwa setiap orang memiliki latar belakang yang berbeda.
Pada bagian berikutnya, siswa membaca cerita “Kerja Sama yang Baik”. Cerita ini menggambarkan kehidupan beberapa tokoh dengan latar belakang budaya yang berbeda, seperti perbedaan makanan, kebiasaan, dan cara hidup. Dalam cerita tersebut, pada awalnya terdapat perbedaan pendapat dan kebiasaan yang menimbulkan kesalahpahaman. Namun, melalui komunikasi dan sikap saling menghargai, mereka akhirnya dapat bekerja sama dengan baik. Dari cerita ini, siswa belajar nilai penting seperti toleransi, kerja sama, dan saling menghormati perbedaan.
Selain memahami isi teks, siswa juga mempelajari penggunaan kata hubung (konjungsi), seperti dan, tetapi, karena, sehingga, untuk menyusun kalimat yang lebih baik dan runtut. Siswa dilatih mengidentifikasi kata hubung dalam teks serta menggunakannya dalam kalimat atau cerita sederhana. Hal ini bertujuan agar siswa mampu menyampaikan ide dengan jelas dan terstruktur.
Secara keseluruhan, mengajarkan bahwa asal-usul manusia dan budaya sangat beragam karena adanya proses migrasi sejak zaman dahulu. Keberagaman tersebut harus disikapi dengan saling menghargai, bekerja sama, dan menjaga persatuan. Selain itu, siswa juga mengembangkan keterampilan berbahasa, seperti menyimak, membaca, memahami kosakata, serta menyusun kalimat dengan baik dan benar.
BUKU BSE BAHASA INDONESIA : https://buku.kemendikdasmen.go.id/katalog/bahasa-indonesia-lihat-sekitar-untuk-sdmi-kelas-iv-edisi-revisi
KLIK DISINI UNTUK MENGERJAKAN TUGAS BAHASA INDONESIA
ATAU SCAN BARCODE DIBAWAH INI
Sejarah perumusan Pancasila dimulai pada masa persiapan kemerdekaan Indonesia tahun 1945. Pada saat itu dibentuk sebuah badan bernama BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) yang bertugas merumuskan dasar negara. Dalam sidang BPUPKI, beberapa tokoh seperti Mohammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno menyampaikan gagasannya tentang dasar negara Indonesia.
Pada tanggal 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan pidato yang berisi lima dasar negara yang kemudian disebut Pancasila. Setelah itu, dibentuk Panitia Sembilan yang bertugas menyusun rumusan yang lebih lengkap, yang dikenal sebagai Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945.
Selanjutnya, setelah Indonesia merdeka, pada tanggal 18 Agustus 1945, Pancasila resmi disahkan sebagai dasar negara oleh PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Sejak saat itu, Pancasila menjadi dasar negara dan pedoman hidup bangsa Indonesia.
BUKU BSE PPKn : https://buku.kemendikdasmen.go.id/katalog/pendidikan-pancasila-untuk-sdmi-kelas-iv
KLIK DISINI UNTUK MENGERJAKAN TUGAS PPKn
ATAU SCAN BARCODE DIBAWAH INI
Post a Comment